[Jack Potter] : #5 Drama 4 teletubies dan 2 alien


Muka gue udah kayak ayam Kfc yang nyasar ke MCd, gue kesel karena hari ini di lakukan pembagian tugas membuat drama dan seperti yang gue duga, gue sekelompok sama bonbon. Memang selama ini gue masih bisa mempertahankan diri ketika berada di dekat Bonbon yang membahayakan. Nggak cuma itu, tapi gue juga harus sekelompok sama orang-orang aneh, di antaranya..

Fella   :   Fella adalah cewe yang paling suka mendramatisir suatu keadaan, mungkin ketika kalian bilang kepadanya bahwa rambutnya berantakan, dia akan mengeluarkan ekspresi sedihnya yang lebih mirip ekspresi iklan orang yang lupa pake pembalut.

Zack  :  Dia Zack, Gue Jack, Dia Zack, Gue Jack. Tolong jangan sampai salah memanggil salah satu diantara kami. Dia selalu berkeyakinan bahwa sebenarnya dia adalah kembaran gue, dia selalu memanggil gue dengan sebutan “twin”. Dia suka niruin gue, mulai dari gaya rambut gue sampe cara ngupil gue. Gue gak mau deket deket sama dia, karena satu alesan, orang suka salah manggil.

Robin :   Dia sering di panggil celana bau, karena dia berhasil Hattrick eek di celana dalam jangka waktu hanya 1 minggu. Dia selalu enggak ngaku kalo dia eek di celana, dia selalu nyalahin Bonbon. Dia selalu bilang kalo Bonbon adalah pelakunya, lalu Bonbon pun di tangkap polisi. Dan….mati.

Adin   :   Namanya Adinda Clasanya, dia dipanggil Adin. Gue selalu manggil dia Odin, karena dia mempunyai gaya rambut mirip Odin (bapaknya Thor), dia sebut gaya rambutnya lagi trendi walaupun lebih mirip kayak rambut singa gagal kawin, tapi dia adalah orang yang paling pemalu di antara kami.

Bonbon:    Bonbon itu alien, mirip manusia.

          Guru kami menugaskan kami membuat sebuah drama berdasarkan legenda masyarakat atau cerita-cerita rakyat jaman dulu. Gue sangat semangat waktu itu untuk mengajukan salah satu judul cerita, “Sangkuriang”. Ini terdengar sempurna untuk di tampilkan salam sebuah drama kecil di depan kelas, tapi Bonbon merusak ide cemerlang gue. Bonbon mengajukan usul yang menurut gue cuma anak TK dan anak SD yang gagal move on yang mau ngelakuinnya. Dia mengusulkan cerita “Legenda Hidup Si Kancil Dan Petani Timun”. Gue bengong denger Bonbon mengajukan usulan itu, Zack sibuk niruin gue bengong, biar dikira mirip. Fella lagi-lagi menampilkan ekspresi kayak di iklan lupa pake pembalut. Andin diem aja. Robin…gue suruh ke toilet, takut eek di celana lagi.

          Terjadi perdebatan panjang antara Gue dan Bonbon. Gue tetep ngotot sama sangkuriang dan bonbon tetep dengan Timunnya pak Tani, maksud gue kancil. Gue menunjukan sisi legenda sangkuriang yang sudah di kenal banyak orang, dan nilai yang di ajarkan. Tapi enggak di sangka kali ini Bonbon pinter nyuri hati ke-empat Teletubies itu. Dia mengatakan bahwa Kancil sudah mempengaruhi kehidupan banyak anak di Indonesia, dia bilang hidup dia berubah ketika dia mendengar cerita Kancil dan Petani Timun waktu TK. Dia cerita panjang lebar dengan kehidupannya yang berubah gara-gara kancil. Semua orang di kamar gue ngedengerin dia. Kali ini Fella nangis kayak iklan cewek yang mau beli pembalut, tapi waktu udah sampe warung uangnya ketinggalan. Zack kali ini gak ngikutin gaya gue, dia ngikutin gaya Fella, nangis. Adin yang udah sadar kalo dia memang mirip bapaknya Thor sibuk tutupin mukanya pake kertas bekas gorengan, Robin masih gue kunci di Toilet, takut  eek di kamar gue.
                                                                           
          Akhirnya gue kalah, semua setuju dengan cerita “Kancil dan Petani Timun” karena alasan Bonbon; “Kancil sudah menginspirasi hidup saya, biarkan dia merubah hidup anda, dan hidup para anak di Indonesia”. Ini menjadi semakin menyeramkan buat gue, gue sedang berada di antara 4 teletubies dan 1 fans berat kancil.

          Pembagian peran pun di lakukan, bonbon memilih beberapa tokoh yang akan muncul di dalam drama ini, antara lain Kancil, Petani, Istri Petani, serta teman-teman kancil antara lain (kura-kura, monyet, dan ikan hiu). Gue gak tau bonbon dapet inspirasi dari mana memunculkan ikan hiu dalam drama ini. Dia beralasan kancil akan mencuri timun demi memberi makan ikan hiu yang kelaparan. Akhirnya kepilih peran buat masing-masing anak.

Bonbon sebagai kancil, karena cuma dia dan keluarga besarnya (yg telah melakukan kesalahan besar menceritakan kehidupan kanci) yang tau jalan cerita ini.

Zack sebagai Petani, karena cuma dia yang ngerti gimana cara menirukan gaya semua orang, termasuk petani.

Fella sebagai istri petani, alesannya gampang.. karena cuma dia yang paling mahir mendramatisir suatu kejadian.

Andin sebagai kura-kura karena dia gak cocok meranin kancil.

Gue sebagai ikan hiu, karena kata mereka cuma gue yang mukanya selalu kayak orang kelaperan.

Robin sebagai monyet, karena monyet sering eek sembarangan. Eh, monyet sering eek sembarangan gak sih?

 

     Hari dimana drama akan dipentaskan pun datang, ini hari jadi yang paling menyeramkan seumur hidup gue. Gue harus beradu acting dengan 4 teletubies dan 1 alien menggunakan kostum ikan hiu yang di buat dari kardus indomie. Ketika kami menuju kedepan kelas, semua orang memandangi kami mirip ekspresi fella. Mungkin mereka semua lupa pake pembalut, termasuk gue.

          Dan drama pun dimulai…

          gue menuju kedepan menggunakan kostum ikan hiu, dan berekspresi seperti sedang kelaparan karena tidak makan selama 2 jam. Lalu bonbon dengan ekspresi cerianya meenghampiri, dan bertanya…
“hai ikan hiu, kenapa engkau bermuram durja?”
“kancil, aku lapar.. aku ingin Timun, timun, timun, timuuuun, timuuun!!”
“Tetapi aku sedang tidak punya timun”
“aku pengen timun, timun, timun!!!”
“kasihan sekali kamu kelaparan, baiklah akan kulakukan sesuatu”

          Gue cukup seneng jadi ikan hiu, karena dialog ikan hiu cuma ngomong timun dari awal sampe akhir.

Lalu set pun berganti, di ladang si kancil ingin mencuri timun petani. Tanpa di sangka-sangka, Fella dan Zack selaku Petani dan Isti muncul dari balik pintu kelas menyanyikan lagu “si kancil” dengan muka kanibal. Gue sebagai ikan hiu hancur.. kenapa ekspresi mereka bisa lebih serem dari gue.

“si kancil anak nakal suka mencuri timun ayo lekas di kejar jangan di beri….”
“kancil kesini !” teriak adin dari balik pintu.
“ayo kancil” teriak Robin si monyet

Adin terlalu serius sampe peran kura-kura yang pemalu di hayati banget, dia Cuma nongolin mukanya di balik pintu.

Di bantu teman-temannya, kancil dapat mencuri timun. Sekarang giliran Bonbon kasih makan gue, tapi kenapa gak sesuai scenario? Bukan bonbon yang ngasih makan gue, tapi Robin. Bonbon lupa, Adin lupa, Zack dan Fella lupa, Ibu guru lupa, Temen-temen satu kelas lupa, Justin Bieber juga lupa.


Gue ngotot gak mau makan timun dari Robin, gue yakin dia lupa cebok. Gue gak mau mempertaruhkan hidup gue buat drama yang udah mengubah hidup Bonbon kayak gini. Gue tetep ngotot gak mau makan timun. Tapi Robin tetep aja maksa buka mulut gue, gue memberontak, sekarang gue jadi hiu yang ganas. Pengen rasanya gue ambil timunnya trus gue timpuk ke kepala Robin. Gue sukses nimpuk kepala Robin dan ngebikin dia eek ke-empat kalinya di kelas. Suasana kelas jadi bau, semua orang yang ada di dalem kelas nyium bau yang aneh.


Well, semua orang bakal inget kejadian ini. dan setidaknya ada hikmah yang bisa gue petik, “jangan pernah terima makanan dari tangan Robin”. Semua memang benar tentang si kancil, cerita ini dapat merubah hidup semua orang. Gue berubah menjadi lebih seram, Fella dan zack berubah menjadi petani dan hidup bahagia dengan 9 orang anak, Adin menjadi tidak pemalu lagi, karena setelah Film Avenger dia yakin kalo bapaknya Thor itu ganteng. Dan Robin sudah memecahkan rekornya sendiri, eek 4 kali dalam seminggu. Dan pelajaran buat Justin Bieber, jangan suka tiba-tiba muncul di sembarang tempat, kali ini elo kena batunya.





[Jack Potter] : #4 Pelajaran Hidup “Gedo The Jack’s Dog”


        Hari ini Bonbon membuat sebuah keputusan yang belum bisa gue terima, dia ingin main ke rumah gue. Ini gak bisa di terima begitu saja, gue cuma nggak mau membahayakan seisi rumah dengan kedatangannya ke rumah. Terakhir kali Bonbon ke rumah dia hampir aja sukses membakar rumah gue. Dia mencoba mengkombinasikan “Lumos” dan “Wingardium leviosa”. Entah lah, mungkin dia berhasil membuat mantera baru yang bertujuan untuk pertahanan diri, tapi rumah gue nyaris jadi korbannya. Dia ngelempar lilin ke tumpukan Tissu toilet yang baru aja Nyokap beli.
         
      Bukan hanya itu alesan kenapa gue gak suka kalau Bonbon main kerumah, dia suka “sok kenal sok deket” sama anjing gue. Gue selalu bingung ketika Bonbon kerumah dia selalu bawa mainan anehya yang berbentuk tulang, dia bilang itu peninggalan anjingnya yang mati karena tabrak lari. Ternyata, sampai sekarang tersangka utamanya belum di temuin. Gue takut kalo yang nabrak bakal nabrak anjing gue juga, jangan-jangan si tersangka adalah Alien dari planet kucing yang nggak suka anjing. Ini semua salah Bonbon, dia gak cuma membahayakan rumah gue, tetapi juga Gedo (anjing gue).

   Bonbon emang sok deket sama (Gedo) anjing gue, dia selalu nanyain kabar Gedo. Walaupun pasti di cuekin sama Gedo. Contohnya aja waktu gue sama Bonbon lagi main Playstation di dalam kamar, gue sibuk ngetawain Bonbon yang selalu kalah kalo lawan gue, Gedo pun ngetawain dia. Anjing gue lebih jago dari bonbon, buktinya… gue selalu kalah kalo lawan dia



Semenjak itu Bonbon jadi ngefans sama Gedo, dia selalu sembunyi-sembunyi memberi makan Gedo dan menyakan bagaimana cara ngalahin gue. Mungkin suatu saat Gedo keluar dari rumah gue dan bakal bikin “Perguruan Anjing Gedo”. Gue yakin Bonbon akan jadi murid pertamanya dan menjadi pengikut setia.

          Gedo suka sama Anjing yang tinggal depan rumah, namanya Britney. Gue rasa Gedo gak tau diri, dia suka sama anjing Cihuahua yang rajin kesalon setiap 1 minggu sekali, sedangkan dia Bulldog gak tau diri yang susah banget dimandiin. Tapi ya itulah namanya cinta, sama halnya kayak cinta gue ke Amana. kita bakal jadi orang yang paling gak tau diri sedunia buat ngedapetin pasangan kita. Dan ini Gedo lakukan, gue selaku pemiliknya merasa kalah bersaing sama Gedo.

          Gedo sering nyanyiin lagu buat Britney, meskipun lebih terdengar seperti nada mengusir maling, tapi Britney suka. Gue juga sering pura-pura nyanyi kalo Amana lagi lewat depan gue, malah di kasih uang recehan. Gedo juga sering ngajak Britney jogging kalo sore hari, dan Britney mau. Gue juga sering ngikutin Amana jogging kalo sore, tapi gue selalu kehilangan jejaknya, mungkin gue harus pinjem hidung Gedo. Gedo suka diem-diem SMS Britney pake Hp nyokap, dan Britney bales. Gue juga sering nyoba SMS Amana pake hp bokap, tapi nggak jadi.. gue nggak berani, ujung ujungnya gue sms operator nanya berapa sisa pulsa.

          Kadang gue sering kesel sama Gedo, dia suka pamer. Dia suka pamer kalo lagi jalan sama Britney. Gue gak terima, menurut sistem.. yang punya tampang lebih rupawan harusnya lebih gampang dapetin pacar, tapi ini berbeda dengan yang gue alami. Semesta sekarang mempunyai aturan yang kuat, kalo pengen punya pasangan di hidupnya harus mewujudkan aksi nyata, bukan cuma bisa ngetweet #kode dan #galau di twitter, dan itu gue..



          Inilah hidup, kadang lo bisa kalah sama seekor Gedo yang kata Bonbon lebih maco dari gue, yang jelas gue lebih maco dari Bonbon. Gedo udah bersusah payah berusaha buat deketin Britney si anjing elit yang suka ke salon. Gue juga udah bersusah payah deketi Amana cewe cantik yang suka ngibasin rambutnya kayak iklan sampo. Setidaknya Gedo udah membuat gue sadar, kalo kita deketin orang yang kita suka kita harus terus berusaha dengan cara yang pintar, buat hubugan yang sebaik mungkin tanpa pernah membuat dia merasa risih didekat kita. Gedo juga ngajarin, gimana cara seorang pria sejati yang harus cepat dan tepat guna dalam mendekati orang yang disuka, tegas menjadi kan dia pasangan. Bukan cuma dijadiin jemuran baju yang bisa di angkat kapan aja, atau di biarin sampai kehujanan dan basah lagi.


[Jack Potter] : #3 Bonbon The Sheep

          Akhirnya gue nyerah, gue sekarang mau nyeritain siapa Bonbon itu. Gue di paksa sama    Bonbon buat menceritakan siapa dia. Sebenernya gue nggak mau nyeritain siapa dia, gue sering mules kalo nyebut nama Bonbon, kali ini aja gue udah 3kali bolak-balik ke toilet gara-gara nyeritain siapa dia, sebentar…. gue lupa cebok, gue balik dulu ke toilet.

Bonbon anak kedua dari tiga bersaudara, yang gue heran adalah bahwa adik sama kakaknya begitu cantik, begitu juga kedua orang tuanya. Gue rasa nggak mungkin dua pasang manusia yang elegan melahirkan seorang Bonbon yang lebih mirip kambing garut yang gagal di potong pas lebaran haji.



       Dulu gue kira Bonbon itu bagian dari keluarga Shaun The Sheep yang hilang, trus Shaun The Sheep bakal bikin movie yang berjudul “Finding Bonbon”. Ya, setiap kali di tanya kenapa kakak dan adiknya cantik, dia selalu bilang dengan alasan yang sudah di tulis di jidatnya sejak lahir, dia bakal bilang kalau mereka (kakak dan adiknya) anak pungut, itu alesan yang gue masih cari kebenarannya sampai sekarang. 

       Gue inget pertama kali gue ketemu Bonbon pas MOS di sekolah gue, kakak kelas menginstuksikan seluruh siswa baru menggunakan nama binatang untung panggilan kami. Gue milih nama SAPI untuk nama panggilan gue waktu orientasi, sapi itu hewan yang berguna, dagingnya bisa di bikin bakso, dia punya susu yang bisa di peres, susunya bisa di pake buat bikin keju yang di pake Tom buat ngejebak Jerry pake jebakan tikus. Sapi itu memang banyak gunanya, gue yakin.. gue yakin sampai hari pertama Mos datang.

      Hari pertama Mos datang di kelas, kami di suruh menceritakan kenapa memilih nama itu buat nama panggilan kami. Gue dengan bangganya jelasin kenapa gue milih sapi, Bonbon pun yang tadinya gue nggak kenal juga bangga kenapa dia milih nama Kambing. Dia pikir kambing itu banyak pahala, karena selalu paling banyak di potong pas lebaran haji, kambing juga imut di jadiin film kartun contohnya aja “Shaun The Sheep”.  Gue sempet tepuk tangan waktu Bonbon selesai ngejelasin itu semua, gue juga memberi jempol kearah Bonbon. Sampai akhirnya kakak kelas manggil Gue dan Bonbon buat maju kedepan. . . . . 


. . . . . .mana gue tau kalo cuma gue sama bonbon yang milih hewan ternak buat nama panggilan, mana gue tau kalo sapi dan kambing selalu selalu nongkrong bareng di sawah, mana gue tau kalo sapi temenan sama kambing, mana gue tau kalo sapi sama kambing mungkin punya masa lalu yang indah..!! Salahin bonbon, kenapa dia nggak milih anjing, kucing, atau cacing? Gue lihat semua temen-temen satu kelas tersenyum kearah kami, ini mirip kayak adegan Sapi dan Kambing yang lagi mau dipotong pas lebaran haji. Rasanya pengen gue puter ke 10 menit yang lalu, pengen rasanya gue kasih jari tengah gue ke Bonbon, bukan jempol gue.

Dan “ide gila” pun muncul dari kakak kelas gue yang gue yakin ini bakal jadi aib  seumur gue di mata temen-temen gue, calon gebetan gue, calon pacar gue, calon mertua gue, atau calon tukang sapu di rumah gue kelak. Kakak kelas meminta kami untuk melakukan ritual potong Sapi dan Kambing setiap masuk ke dalam kelas selama masa Orientasi. Ini semacam adegan kekerasan psikologi kepada kami para sapi dan kambing.


 Rasanya waktu itu pengen gue sihir Bonbon jadi kambing beneran, sayang di buku Harry Potter enggak ada mantra yang bisa ngebuat manusia jadi kambing, yang ada ngebuat manusia jadi kelinci. Bonbon nggak cocok jadi kelinci, dia nggak bisa manjat. 

Semenjak kejadian itu, kami sering dipanggil “duo kurban lebaran haji” sama temen-temen gue. Bonbon sepertinya sampai saat ini terlihat sangat bangga dengan gelar itu, mungkin dia berfikir dengan diberi gelar itu akan banyak pahala. Tapi terlepas dari itu semua, Bonbon jadi temen gue. Ya, walaupun dia suka salah nyebutin mantra Harry Potter yang gue sering ucapin, karena dia melakukannya dengan bahasa kambing yang nggak gue mengerti sampai sekarang. Udah, segitu aja cerita tentang Bonbon yang uda jadi temen gue. Tenang, gue udah nggak bolak-balik ke toilet gara-gara nyebut nama Bonbon terus dari tadi, gue udah nongkrong di toilet sejak paragraph ke-2, gue cebok dulu..


[Jack Potter] : #2 Teori Jodoh Jack


    Gue nggak tau kalau ternyata pacar gue yang selama ini jauh di masa depan ternyata ada di dekat gue, bukan. Bukan bonbon (sorry gue emang males jelasin siapa bonbon). Masih inget sama Amana? Iya amana, wanita yang udah menyihir otak gue karena kecantikannya. Gue berusaha keras untuk kenalan dengan Amana. Gue yakin gue salah satu tipe nya, gue yakin.. setidaknya gue percaya diri, enggak kayak kalian… PDKT terus tapi ujung-ujungnya nggak jadian. Itu bukan gue..

    Kenalan sama Amana itu susah susah gampang, gue dapet dengan mudah nomor Hp Amana, jangan panggil gue Jack Potter kalau dapetin nomor Hp Amana aja nggak bisa. Kali ini gue bukan Justin Bieber yang ngasih tau gue, gue dengan secara jantan meminta nomor Hp-nya secara langsung. Gue make cara yang sangat jenius buat dapetin nomor Hp Amana, cara ini udah ada sejak lama. Gue pikir mungkin ini sama lamanya dengan mantra-mantra Harry Potter di Wikipedia.





*Wingardium leviosa (mantra menerbangkan sesuatu)

      Ketika dia bilang begitu gue secara sepontan triak, gue berharap dia terbang. Bukan.. bukan Amana nya yang gue terbangin, tapi rok-nya Amana. Lalu gue di gampar, terus Bonbon datang ngelapin air mata gue sama tisu basah cosson baby dengan muka datar. 

       Itu hayalan gue aja, ternyata Amana cuma bercanda. Gue tambah yakin bahwa wanita ini di ciptakan untuk satu pria dimuka bumi ini, yaitu….gue. Banyak kesamaan antara gue sama Amana, pokoknya banyak. Contohnya aja Amana suka bercanda, gue juga. Amana suka Harry Potter, gue juga. Amana suka Peterpan, gue suka Luna Maya. Eh bukan, gue juga suka Peterpan kok. Pokonya banyak banget, Amana suka bawa bekal kesekolah, gue juga suka kalo akhir bulan. Jodoh itu adanya kesamaan antara dua manusia yang di ciptakan Tuhan. Sampai saat ini teori gue selalu berhasil. Contohnya aja Bonbon, teori gue ini selalu berhasil sama dia.


    Itu nunjukin bahwa teori “jodoh yang sempurna dengan kita sampai saat ini adalah jodoh yang mempunyai banyak kesaam dengan kita” itu kenapa gue selalu yakin bahwa Amana itu jodoh gue, seyakin gue kalo Bonbon dan Toilet memang di takdirkan untuk berjodoh, hanya waktu yang dapat menjawabnya.  


[Jack Potter] : #1 Pacar Masa Depan


Nama gue Jaka Poetra. Panggil gue Jack Potter.
Gue sekolah di salah satu sekolah unggulan di kota gue, Umur gue 15 tahun dan gue baru kelas 1 SMA. Pada dasarnya gue ini mirip sama Harry Potter, gue juga ngefans sama dia. Enggak banyak perbedaan yang keliatan antara gue sama Harry Potter, mungkin cuma beda harry lebih putih, lebih mancung, lebih ganteng, lebih keren, lebih gampang dapet cewe.. udah cuma itu aja, selebihnya sih mirip. Harry punya dua kaki, gue juga. Harry punya dua tanggan, gue juga. Harry terlahir sebagai cowo, gue juga. Harry punya pacar.. Gue enggak.



Gue sempet berfikir kalo sebenernya gue ini adalah saudara kembar Harry Potter, gue sengaja di buang sama Voldemort, mungkin dia takut kalo gue sama Harry bersatu bakal ngalahin dia. gue yakin itu..gue yakin.. setidaknya sampai saat ini. Sampai saat dimana gue sangat yakin kalau salah satu mantra yang di kuasai Harry Potter adalah jurus terampuh buat dapetin pacar, ampuh… “orchideus” !!! “wingardium leviosa”!! yang kalo di gabung pasti akan membuat cewe-cewe suka sama gue, orchideus adalah mantra membuat karangan bunga pada tongkat dan wingardium leviosa adalah mantra menerbangkan sebuah benda. Bayangin kalo gue punya mantra itu, gue tidak harus ngeluarin uang buat beli bunga, uang gue juga nggak bakal berkurang, setidaknya bisa buat beli sesuatu yang lebih berharga..misalnya aja, pensil warna faber castle dengan 12 warna pelangi. Mantera kedua berguna buat mengirimkan karangan bunga gue ke cewe idaman gue…Amana, gue yakin dia bakal suka sama gue. Gue inget betul pertama kali gue ketemu dia, mirip adegan tabrakan kayak di film-film. Bedanya gue tabrakan bukan karena nggak liat dia jalan. Tapi karena gue sibuk kejer-kejeran main mantra-mantraan sama Bonbon, lain kali aja gue jelasin siapa Bonbon. Dia…. Ah sudahlah.

 Waktu gue tabrakan…… pernah nggak sih kalian ngerasa dunia berhenti sejenak, jantung berdebar, mukanya dia nge-zoom-nge-zoom, ada angin semilir lewat, tiba-tiba lo denger lagu Ayu Tingting, badan lo lemes, keringet lo mengucur, ketek lo basah kuyub, dan mulut lo sariawan? Mungkin ini kah yang sering orang bilang cinta pada pandangan pertama?
Tiba tiba setelah gue merasakan itu semua, terdengar teriakan kencang dari balik pintu…


Woi Jack..! wingardium leviosa!! Terbang jack.. loncat! loncat!”
 (inilah alesan gue males jelasin siapa Bonbon, dia ngeselin. Gue lagi ngelamun malah di suruh loncat. Kadang gue mikir kenapa gue temenan sama dia)
“ketemu bon…..ketemu….ketemu….”
“ketemu apa, Jack? Mantra baru ya? Ajarin dong”
“..…………………pacar gue, pacar masa depan gue”
“hah? mana? mana?”

Tanpa mempedulikan Bonbon yang sibuk mencari pacar masa depan gue di tong sampah, balik pintu, bawah pohon, bahkan di lubang hidung gue. Gue bertanya lembut di dalam hati, “siapa kah wanita yang telah menyihir otak gue” 


Oh..jadi itu namanya, Amana Shahab.. cewe yang berhasil nyihir kembarannya Harry Potter. Akhirnya gue menemukan pacar gue yang selama ini jauh di masa depan. Gue yakin kalau bidadari tampa sayap seperti dia pasti cuma cocok buat dewa tanpa busana kayak gue. Gue yakin…  Btw, thank Justin Bieber yang udah ngasih tau infonya.



Hari yang INDAH

Hari ini mood gue sedikit berantakan, bukan karena galau karena gue jomblo katak kalian. Tapi karena kejadian yang agak "weird" ketika gue kuliah hari ini. Tepat di hari ini yaitu senin, kata anak gaul sih kalu senin itu memang hari yang panjang, gue rasa mereka bener juga. gue kira hari senin hari yang panjang. Sepanjang kalian nunggu buat jadian sama gebetan tapi gak pernah kesampean, PDKT mulu... kapan jadian? 

Gue jurusan Ekonomi Menejemen di salah sau Universitas Negeri di Palembang, setau gue emang cuma satu di Palembang. Hari ini gue ada kuliah, semacam ilmu pengetahuan umum yang di ajarkan oleh bapak Limus, bapak ini mirip banget sama MONGOL, salah satu comic (stand up comedy) yang lumayan terkenal karena gayanya. Setiap gue ngeliat bapak Limus, gue selalu ngebayangin bapak ini berdiri di atas meja sambil pegang microfon terus nari tor tor lalu tiba tiba keluar busa dari mulutnya lalu datang Ayu Ting Ting memegang tangannya dan nyanyi... Duaaaaaa... Enggak, enggak se-ekstrim itu juga bayangan gue sih. 

Hari ini jadwal kuliah Bapak Limus jam 2.00, Gue jam 1.00 masih terdampar di kosan, gue jugkir balik sana sini, gue berdiri duduk tiduran tiba-tiba berdiri lagi lalu duduk lagi, gue lompat lompat terus gue manjat dinding buat nangkep cicak, gue laper. Gue berharap gue gak ketiduran siang ini, sepertinya tidak lucu kalau harus terlambat. karena setau gue adalah bapak Limus terkenal masuk kelas lebih awal dan pulang pun lebih awal, sungguh ajaib sekali bapak ini. 

Siang ini cuaca panas lagi gak mau bersahabat sama gue, gak seperti biasanya.. dia mau gue ajak makan bareng, beli tekwan bareng, nongkrong bareng,  malah kadan-kadang nginep bareng di kosan gue. 
Karena panas, gue memutuskan memakai baju kaos, gue lagi males memakai baju kemeja atau baju berkerah, karena panas sekali udaranya. Yak, pilihan gue jatuh pada kaos bola warna merah kesayangan gue. Gue terlihat maco dan sporty make baju ini, kesampingkan faktor face. Muka gue kayak artist hollywood. Jadi agak gak cocok kalo pake Kaos bola~

Tapi semua berubah ketika gue sampai ke kampus.. gue berangkat tanpa melihat jam, gue perkirakan sih jam 1.30. Gue langsung menuju ke ruangan tempat bapak itu mengajar. Gue menengokan kepala ke dalam ruangan, gue melihat 2orang sedang presentasi dan melihat sekumpulan cewe ninja memakai baju hitam-hitam. Gue tidak kenal mereka, Gue juga tidak kenal mereka, Ayu Ting Ting pun tidak kenal, kami semua terdiam dengan tatapan nanar~

Karena gue udah terlanjur basah ngintip dengan seluruh muka nongol dari balik pintu. Gue putuskan untuk masuk ke dalam ruangan, gue melihat suatu kejanggalan. Kenapa ada Majo? seinget gue, selain dia jomblo yang hampir homo. Dia beda jurusan sama gue. Tapi kenapa ada di kelas ini? apa yang dia lakukan? apa dia sedang memata-matai kami? apa dia sebenarnya agen rahasia yang sedang menyamar di kelas kami? gue berpikir cukup keras sampai terdengar suara bapak Limus menegor gue..

                     "heh.. kamu ngapain kesini?"
                     "mau belajar pak, saya telat ya pak?"
                     "sana. balik balik.."
                     "saya SALAH KELAS pak!!!!???" APAAAAAA!!!???"

Gue berusaha mengendalikan kemaluan gue, maksud gue rasa malu gue. Dengan tampan yang tetep cool lahir gue meninggalkan ruangan tanpa sepatah atau dua patah kata. Gue keluar menutup pintu, gue bersyukur tidak ada yang menertawakan gue. Tapi rasa syukur itu hancur  lebur ketika 5meter gue meinggalkan pintu terdengar dari kejauhan "HUAHAHAHAHAHAHA!!!!"  setan.

 Gue nunggu di luar ruangan, bel bunyi nandain jam bapak itu udah abis, semua orang yang di kelas bapak Limus meninggalkan ruangan. Gue tetep keren dengan pura pura ngedenger lagu pake headset (padahal memory card HP gue gak ada) semua orang yang keluar dari ruang itu curi pandang ke gue, ekspresi muka mereka datar, tapi gue tau... gue tauuu banget mereka menertawakan gue dalam hati.. dasar kalian besar pasak dari pada tiang.

Setelah semua orang keluar, gue masuk kelas bapak Limus untuk belajar di dalam "kelas asli" gue. Gue duduk di bagian paling belakang, ini paling aman. Gue berharap bapak Limus lupa sama gue yang salah masuk kelas tadi. Tapi sepertinya duduk di belakang bukan pilihan yang tepat saat ini, ketika bagian belaakang menjadi sangat ribut bapak Limus pun marah. Tidak, dia tidak menari tor tor atau mengerluarkan busa dari mulutnya. Tapi dia berjalan kebelakang ingin menayakan sesuatu, apakah bagian belakang memperhatikan apa yang sedang di ajarkan. 

Dan, seperti yang gue duga. Di antara pria-pria bedebah yang memilih duduk di belakang karena lebih mudah untuk memantau para wanita cantik, bapak itu memilih gue untuk menjawab apa yang dia tanyakan. Gue tidak tau kenapa dia memilih gue. Apa salah hamba ya Tuhan? Apa dosa hamba ya Tuhan? Apa gara-gara hamba nendang kucing tadi pagi ya Tuhan? tapi kucing itu pengen minta makanan saya ya Tuhan, taapi saya kan lapar ya Tuhan~

Dan tanpa basa basi gue langsung jawab "tidak bisa pak, karena saya tidak dengar" . Otomatis tanpa dimita, muka bapak itu berubah seketika. Oh, kejadian tidak sebatas sampai di sini saja sepertinya, tiba tiba paka meminta barisan cowo-cowo bedebah duduk di bagian paling depan. Ini memalukan, ini terjadi 2kali dalam catatan kampus gue. Ah, sudahlah sepertinya memang ada yang salah dengan gue hari ini. Gue bingun apa, sampai gue menyadari bahwa gue memang terlihat paling mencolok mata dengan kaos warna merah cerah. Sedangkan di sekitar gue semua mamakai kemeja bewana gelap. Jadi gue seperti mengundang banteng yang mengamuk menggunakan bendera umbul-umbul bewarna merah. ini sial sekali...


Pelajaan yang dapat di ambil :

1.  Lihat isi kelas sebelum masuk kelas.
2.  Jangan duduk paling belakang, kalau bisa di depan yang paling belakang.
3.  Jangan pernah memasang muka Ganteng ketika kuliah, pilih mode "lusuh" ketika kuliah. 
4.  Ini yang paling penting dari semuanya, Jangan salah pilih baju ketika kuliah!!!




Note:
(bagi yang belum tau mongol itu siapa, cari di goole, jangan mentang mentang jomblo jadi norak gitu ah. gak baik~) 




10-11-12

Hari ini sangat spesial untuk bangsa Indonesia,  karena tepat pada hari ini Indonesia memperingati para pahlawan yang berjasa bagi Indonesia, baik mereka yang masih bisa di kenang namanya maupun mereka yang kita tidak tau dimana mereka sekarang. Pada  itanggal 10 November emang hari pahlawan, tapi ada yang sedikit yang berbeda tahun ini. Tanggal dimana 10 November kalau kata jomblo adalah sebuah tanggal yang bagus, jangan tanya apa alasannya.

Gue enggak bakal bahas tanggal bagus ini buat para Jomblo kok, gue tau kalian sensitif kalau lagi melewati tanggal bagus, dan kebetulan pas satnite. Mungkin lebih baik kalian pura pura amnesia atau mencoba untuk tidak melakukan apa-apa. itu lebih baik.

Ini memang tanggal yang bagus untuk jadian, jangn mimpi ya mblo. Mungkin sebagian kalian ada rencana untuk menembak seseorang. Sebenernya tanggal bagus itu sia-sia. Bayangkan saja jika kalian menembak pada tanggal ini 10-11-12 dan bagaimana kalau dia memberi jawabannya 1 minggu kemudian? Percuma? Galau? itupun kalau di terima, bagaimana kalau di tolak? lebih baik kalian makan eskrim campur saos sambal ABC.

Selamat Hari Pahlawan INDONESIA!! Selamat Hari Dengan Tanggal Bagus JOMBLO!!

Kapten PHP

Sore ini hujan, tepat ketika gue baru aja ngebuka mata dari tidur. Dan ini sangat mendukung inspirasi gue buat nulis dari pengalaman gue sendiri dan pengalaman orang lain tentang apa itu PHP. Mungkin di antara kalian sudah pernah mengalami apa itu PHP. Mungkin kalian yang JOMBLO? gimana? udah pernah ngerasain PHP? atau sekarang JOMBLO gara-gara di PHP-n? 

Pengertian PHP menurut gue.
PHP itu bukan Pacaran Hasil Pesahabatan atau Persahabatan Hasil pacaran. Bukan, bukan itu. PHP itu Pemberi Harapan Palsu. Simpelnya begini, Ketika kalian menaruh harapan tinggi terhadap sesuatu yang akhirnya kalian susah untuk menunggu kepastian pada harapan kalian itu. PHP itu sendiri sebenernya bukan tentang "Ngambangnya STATUS Hubungan". Melainkan lebih kepada bagaimana harapan kalian yang tak kunjung datang dari si PHP-ers. Mungkin ini alesan kalian jomblo? atau kalian memang gak laku? atau mungkin ada yang sedang di PHP-in sama pacarnya karena pacarnya ketauan selingkuh di kasih kesempatan eh slingkuh lagi? Mending kalian lari yang kenceng trus tabrakin muka kalian ke tembok~ kucing gue aja cepet move on dari kelinci depan rumah gue...


PHP karena TAKUT
Sebagian kalian mungkin pernah ngerasain pacaran, sebagian lagi ngerasain "hampir" pacaran, sebagian lagi "belum" pernah pacaran. PHP jenis ini sangat banyak terjadi mungkin di kalangan ABG ababil. Sebagian ABG masih bingung sama status hubungan yang mereka jalani, Sebagian lagi masih bingung sama Orientasi Seksual yang mereka jalani. Kebanyakan ABG terlalu takut untuk memutuskan hubungan yang mempunyai status yang tetap, tidak mengambang. Ketika mereka ingin membuat hubungan itu jelas mereka terlalu takut dengan pertanyaan "kalau nanti...". mereka takut kalau nanti hungungan mereka tidak sesuai yg di harapkan. Ketika mereka ingin menyudahi hubungan mereka, mereka sudah sampai tahap "enggak enak kalau..". Mereka enggak enak kalau harus menyudahi hubungan palsu ini. ABG memang rentan akan PHP karena ketakutan mereka akan menjalani suatu komitmen dalam hubungan. Berbahagialah kalian ABG yang masih bingung sama Orientasi Seksual kalian, kalian tidak perlu pusing memikirkan PHP ini. selamat!!


PHP karena Terlalu Sabar
Gimana rasanya nungguin orang yang tak kunjung datang buat bilang sesuai yang kalian inginkan selama ini? Belum nyerah Mblo? Apa kalian yakin hanya kalian yang di Gantungin sama orang itu? apa kalian yakin hanya kalian yang menunggu orang itu?. PHP ini memang agak sensitif jika gue bahas, PHP ini memungkinkan terjadi kepada siapa saja kok. Mungkin dari anak SMP yg baru puber, ABG yang masih ababil, orang dewasa yang masih kayak ABG, kucing gue yang suka sama kelinci depan rumah gue. Kebanyakan orang sabar menunggu orang karena mempunyai harapan yang terlalu tinggi. Kalian terlalu sabar menunggu, dia terlalu takut untuk membuat suatu komitmen dalam hubungan. Jadi kalau ada perntanyaan mungkinkah ada titik temu? itu tergantung, tergantung gimana komitmen kalian itu sendiri, iya komitmen... komitmen untuk tetap jomblo karena php.


PHP karena Percaya
Orang yang kena kasus ini sangat percaya dengan kecerahan hubungan mereka suatu saat nanti. Sama halnya dengan gue yang percaya suatu saat nanti shincan bakal lulus dari TK, dan Afgan yang udah gak main di iklan Tori Chese Creaker. Buat yang pacaran apa kalian pernah di selingkuhin? buat yang "hampir" dan "gak pernah" pacaran mendingan langsung skip ke bawah aja~  Kalian mungkin pernah ngerasain di-dua-in sama pacar kalian (itu yg ketauan). Tapi karena "Percaya" kalian memberi dia kesempatan ke-2 lagi. Mungkin karena alesan hubungan kalian sudah lama, atau karena kalian terlalu bijak dan memegang teguh pernyataan "semua orang berhak mendapat kesempatan kedua". Kata itu memang benar, tapi pada tempatnya. sebagian mungkin harapan kalian supaya pacar kalian menjadi setia itu terwujud, sebagian lagi hanya untuk beberapa bulan ke depan. Apa yg akan kalian lakukan kalau dia ketauan selingkuh lagi? kasih kesempatan ketiga?. Jika mungkin iya, kalian mungkin menjadi orang yang paling bodoh sekomplek rumah kalian. Ketika kalian memberi sebuah kesempatan kepada pacar kalian untuk memperbaiki hubungan, jangan pernah menggunakan harapan yang terlalu besar bahwa dia akan setia sama seperti ketika awal hubungan. Kalian menaruh harapan kepada dia, dia memberi ke-palsuan kepada kalian. 


PHP karena Hubungan Dulu
Jomblo yang baru putus, boleh baca.. Jomblo yang lain juga boleh baca. Kalian ada yang baru putus? jomblo deh ya sekarang? gimana rasanya? ciyan.. kucing gue aja cepet move on dari kucing depan rumah, kalian kapan? nunggu dia udah dapet pacar lagi?~  Kalian mungkin baru putus dari pacar kalian, tetapi kalian masih menaruh harapan kepada pacar kalian bahwa mungkin suatu saat hubungan kalian dapat di perbaiki. Kalian melakukan conversation yang sama seperti ketika kalian pacaran, atau mungkin lebih baik dari ketika kalian pacaran? Tapi kenyataannya, sebenarnya PHP kalian ini karena kalian sudah menjalin hubungan yang sudah cukup lama (mungkin) dan kalian mempunyai perasaan takut ketika kalian ingin benar-benar move on dari dia. Saran gue sih, you have to move on. Mau kalah sama kucing gue? Mending mandi lumpur aja sana sambil makan Tori cheese creaker bareng Afgan.


PHP karena SALAH TANGGAP
Ciyeeeee yang sekarang lagi merasa "hampir" pacaran, ciyee yang lagi deket sama orang, ciyeee yang lagi ada gebetan baru, ciyeee yang lagi mandi lumpur bareng Afgan~  Kalian dapet gebetan baru yang "kayaknya" dia suka sama kalian? Yakin gituuu? Kalian mungkin seneng banget kalau lagi chat dan dia ngasih emoticon melet atau senyum kepada kalian, jangan Ge-eR dulu deh. Mungkin dia itu memang anaknya ramah kepada semua orang. Mungkin juga dia sedang menjalani program 3S, "Senyum Sapa Salam". Jadi dia ramah sama kalian belum tentu suka, ngarep amat sih mblo. Mungkin ketika kalian SMS/BBM dia menjawabnya dengan sangat ramah, kadang jawabnya seadanya. Masih mau di PHP-in sama orang kayak gitu? masih mau? yakin? Mending ikutan mandi lumpur bareng Afgan, lumayan...


PHP karena Emang Gak Ada Yang PHP-in Dan Mau nge-PHP-in.
Kalian mau di ceritain juga? apa yang mau di ceritain? Riwayat Jomblo kalian? ibaratnya PHP ini "hampir" Pacaran. lah kalian? PHP aja belum ngerasain. JADI APA YANG MAU DI CERITAIN?!! APA!!?? APA YANG MAU GUE CERITAIN!!??? MENDING KALIAN TERJUN DARI JEMBATAN AMPERA SAMBIL BAWA GAS ELPIJI 3KG.


Sebenarnya tidak ada yang salah dengan PHP , asalkan kita menaruh harapan yang sesuai dengan kondisi atas ketidakpastian hubungan itu.. Jangan menaruh harapan terlalu tinggi kepada sesuatu ketika kalian tau suatu saat nanti mungkin sesuatu itu tidak akan pernah menjadi yang kalian harapkan. Bagaimana Kapten? Sudah siapkah melaju kedaratan (Kenyataan) dari lautan PHP (Hayalan) ini?





Susahnya Ngajak Kenalan

Pernah ngerasain suka sama orang? Pernah pengen kenalan sama orang tapi takut? atau pernah suka sama orang tapi gak berani bilang? kalo kalian pernah, berarti kalian normal, gue juga. banyak banget kasus kayak gini akhir-akhir ini, dan itu malah membuat orang semakin cupu karena gak berani ngajak kenalan. Semisal lo suka sama cewe yang lo liat pas nemenin ibu lo ke pasar, dan lo gak berani ngajak kenalan dia. Cuma 2 kemungkinan yang ada, dia iu pedagang sayur toge 2kilo seibu rupiah, atau orang kece yang nyasar ke pasar yang bau ikan.  Gak cuma itu aja ilustrasinya, misal lo berada di lingkungan yang baru, entah apaun itu, entah kelas baru, organisasi baru, tentangga baru, kecuali WC umum, karena bisa di pastikan yang di dalem WC pasti sesama jenis, kecuali lo pura pura amnesia dan masuk ke WC lawan jenis. 

Cara Kenalan Normal
Mungkin gini cara kenalan yang normal, mungkin. Ketika lo liat orang yang lo suka, dan ketika itu juga lo beharap dia liat elo dan senyum, udah deh jangan ngarep mblo.. kalupun memang dia liat elo, itu cuma kebetulan aja, Bukan, bukan kode alam. Jangan ngarep ya. Dan ketika lo belum tau siapa dia adalah, lo coba buat tanya sama orang di sekitar lo. Misalnya temen lo atau siapa aja di sebelah lo, kalo di sebelah lo tukang jualan bubur ayam boleh juga lo tanya, siapa tau dia suka kepo dan tau siapa orang yang lo maksud. atau jangan bertanya kalau mungkin ketika di sekitar lo gak memungkinkan buat bertanya, jangan bertanya. Misal pas lo lagi tes SNMPTN lo suka sama orang yang duduk di baris nomor 2 dari depan pake baju warna pink bermotif batik bentuk Daraemon lengkap dengan Nobita yang pake baling baling bambu, sepatu warna merah tali warna hijau dangdut, celana cutbray lebar di atas, bisa di pastikan... Dia itu alay.

Kalau cara kenalan lewat "perantara" seperi di atas gagal, ya udah lo coba jadi seseorang yang lebih berani sedikit, coba dengan latian makan pecahan kaca pake saos kecap ABC rasa balado. Ketika lo mau ngajak kenalan dia, bergayanya se-unyu mungkin atau se-keren mungkin, Tapi jangan terlalu lebay, karena itu memungkinkan lo akan terlihat seperti orang bodoh di mata dia. setelah lo ngajak kenalan jangan langsung minta nomor yang bisa di hubungi, jangan juga ngasih nomor lo yang bisa di hubungi. itu cuma bakal bikin harga diri turun. Lebih baik ngobrol hal hal yang biasa aja, sebisa mungkin korek informasi dimana tempat dia sering berada, selain di WC rumahnya. Nah, setelah lo tau informasi dasar tentang dia. buat intensi ketemu dengan adegan seperti tidak sengaja, mungkin setelah 3kali ketemu, itu waktu yang paling pas buat tanya "Nomor Yang Bisa Dihubungi Dong"


Cara Kenalan yang Tidak Normal
Ini mungkin cara kenalan yang gak normal kalu di lakuin di jaman sekarang, dan mungkin ini cocok kalau di lakuin jaman dulu. Maksud gue jangan pernah lo coba-coba ngajak orang kenalan pake gombalan yang bergaya "vintage" alias jaman dulu.. Mungkin gombalan Vintage bakal berhasil kalau di lakuin pas taun kita belum ada..

                    "neng.. Punya Obeng enggak?
                     "enggak bang, memang kenapa?"
                     "Tapi.. Kalau nomor HandPhone punya kaaan?"
                    "iiih.. si abang bisa aja, punya bang" 

Beda hal-nya kalau lo praktekin itu di jaman sekarang..

                    "neng.. Punya Obeng enggak?"
                     "memangnya kenapa bang?"
                     "Gpp neng, Punya obeng nggak neng?"
                    "Punya bang, Mau yang panjang atau yang pendek bang?"
                     " ........"

Kemungkinannya ada 3, Mungkin dia itu anak SMK jurusan Mesin, Mungkin dia temennya anak SMK jurusan Mesin, Mungkin dia sepupu anak SMK jurusan Mesin.

Jadi gimana? se-simple dan se-susah itu sebenernya ngajak kenalan orang yang kita kagumi di waktu pertama kali ketika kita liat dia. Kadang ada yang berjalan secara normal, kadang juga ada yang berjalan secara aneh. Walaupun itu semua berbeda di setiap kondisi orang dan situasi kapan pas kenalan. Tapi sebenenarnya kenalan itu cukup di lakukan secara sopan dan tidak berkesan memaksa dia untuk di ajak kenalan. Jangan pas waktu ngajak dia kenalan, lo paksa dia makan Tori Cheese Creaker, padahal dia alergi keju. Pasti yang ada lo di tabok. 

dan mungkin sebagian Jomblo putus asa di antara kalian yang membaca tulisan ini bisa mempraktekannya dengan sebuah senyuman indah di wajah. Gue harap yang jomblo terbantu ya, kasian amat sih jomblo..